Pahamin Dulu Kirim laporan

Erasmus Mundus: Kuliah S2 di Eropa dengan Beasiswa €1.400 per Bulan

Ilustrasi: Pahamin Dulu.

⚠️ Beasiswa resmi tidak memungut biaya. Waspada penipuan.

Ingin kuliah S2 di lebih dari satu negara Eropa sekaligus? Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) adalah program magister yang dijalankan gabungan beberapa perguruan tinggi Eropa dan didanai Uni Eropa. Mahasiswa terbaik dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, bisa mendapat beasiswa penuh. Banyak program membuka pendaftaran antara Oktober dan Januari, jadi sekarang saat yang tepat untuk mulai memilih.

Ringkasan cepat

  • Jenjang: S2 (magister), 1–2 tahun, di minimal dua negara Eropa.
  • Beasiswa: €1.400 per bulan selama masa studi (12–24 bulan).
  • Daftar ke: konsorsium kampus penyelenggara program, melalui katalog resmi Erasmus Mundus.
  • Tenggat: berbeda tiap program, umumnya Oktober–Januari.

Apa yang ditanggung?

Menurut panduan resmi Erasmus+, beasiswa EMJM dihitung €1.400 per bulan selama durasi program (12, 18, atau 24 bulan), sehingga maksimal sekitar €33.600 untuk program dua tahun. Dana ini membantu biaya perjalanan, visa, tempat tinggal, dan biaya hidup. Penerima beasiswa tidak dikenai biaya kuliah atau biaya partisipasi wajib lainnya oleh program.

Mahasiswa penyandang disabilitas atau dengan kebutuhan khusus dapat memperoleh dukungan tambahan.

Siapa yang bisa mendaftar?

  • Lulusan S1 atau setara, atau mahasiswa tingkat akhir yang akan lulus sebelum program dimulai.
  • Terbuka untuk pelamar dari seluruh dunia.
  • Belum pernah menerima beasiswa EMJM sebelumnya.
  • Persyaratan lain, seperti skor bahasa Inggris, IPK, dan dokumen, ditentukan oleh masing-masing program.

Cara mendaftar

  1. Buka katalog Erasmus Mundus di situs resmi EACEA (badan pelaksana Uni Eropa).
  2. Pilih program yang sesuai bidang Anda. Setiap program memiliki situs sendiri.
  3. Baca persyaratan dan tenggat pendaftaran di situs program tersebut.
  4. Siapkan dokumen yang umum diminta: ijazah dan transkrip, sertifikat bahasa Inggris, CV, esai motivasi, dan surat rekomendasi.
  5. Kirim lamaran langsung ke konsorsium kampus penyelenggara, bukan ke Komisi Eropa.

Hasil seleksi biasanya diumumkan sekitar Mei atau Juni, dan perkuliahan dimulai pada tahun akademik berikutnya.

Indonesia cukup banyak penerimanya

Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia mencatat, pada tahun akademik 2025 terdapat 73 penerima beasiswa Erasmus Mundus asal Indonesia, bagian dari total 260 mahasiswa dan dosen Indonesia yang menerima beasiswa Erasmus+.

Tips

  • Pilih 2–3 program yang paling sesuai, lalu siapkan esai yang spesifik untuk tiap program.
  • Mulai tes bahasa Inggris dari sekarang bila belum punya sertifikat.
  • Hati-hati dengan agen berbayar yang menjanjikan "pasti lolos". Pendaftaran Erasmus Mundus gratis dan dilakukan langsung ke kampus.

Sumber