Resep Wedang Uwuh, Minuman Rempah Hangat Khas Imogiri

Dalam bahasa Jawa, uwuh berarti sampah. Sebutan itu datang dari tampilannya: aneka daun, serutan kayu, dan rempah yang mengambang di gelas, seperti tumpukan dedaunan. Namun rasanya jauh dari kesan itu. Wedang uwuh khas Imogiri, Bantul, ini hangat, harum rempah, sedikit pedas jahe, dan berwarna merah alami dari kayu secang. Cocok diminum saat hujan atau malam hari.
Porsi: 4 gelas · Persiapan: 10 menit · Memasak: 15 menit
Bahan
- 1 liter air
- 1 genggam serutan kayu secang (sekitar 10 g)
- 2 ruas jahe (sekitar 50 g), bakar sebentar lalu memarkan
- 1 batang kayu manis (sekitar 5 cm)
- 6 butir cengkih
- 2 lembar daun cengkih kering (opsional)
- 2 lembar daun pala kering (opsional)
- 2 lembar daun kayu manis kering (opsional)
- 1 batang serai, memarkan (opsional)
- 100 g gula batu (sesuaikan selera)
Kayu secang dan paket rempah wedang uwuh kering banyak dijual di pasar tradisional dan toko jamu.
Cara membuat
- Didihkan air dalam panci.
- Masukkan jahe, kayu manis, cengkih, serai, dan daun-daun rempah. Rebus dengan api kecil sekitar 10 menit hingga harum.
- Matikan api, lalu masukkan kayu secang. Air akan berubah menjadi merah. Diamkan 3–5 menit.
- Masukkan gula batu, aduk hingga larut.
- Sajikan hangat dalam gelas, boleh beserta rempah-rempahnya seperti penyajian tradisional, atau disaring bila ingin lebih praktis.
Cara penyajian tradisional
Di Imogiri, wedang uwuh biasanya disajikan dengan cara menyeduh: semua rempah kering dan gula batu dimasukkan ke gelas, lalu disiram air mendidih dan ditutup beberapa menit. Cara ini praktis untuk satu gelas.
Tips
- Bakar jahe sebentar sebelum dimemarkan agar aromanya lebih keluar.
- Jangan merebus kayu secang terlalu lama karena warnanya bisa menjadi terlalu pekat dan rasanya sedikit sepat.
- Gula batu bisa diganti gula aren untuk rasa yang lebih legit.
- Rempah kering bekas seduhan bisa diseduh ulang sekali lagi, meski rasanya lebih ringan.
Sumber
- Resep racikan redaksi Pahamin Dulu, disusun dari cara penyajian wedang uwuh tradisional khas Imogiri yang umum dikenal.




