Beli HP Bekas? Cek 9 Hal Ini Sebelum Uang Berpindah Tangan
Ilustrasi: Pahamin Dulu.HP bekas bisa jadi pilihan cerdas: harganya jauh lebih murah, sementara spesifikasinya sering masih mumpuni. Risikonya juga nyata. Ada HP yang ternyata terkunci akun pemilik lama, IMEI-nya tidak terdaftar, atau baterainya tinggal separuh umur. Luangkan 15–20 menit untuk mengecek sebelum membayar.
Poin penting - Pastikan IMEI terdaftar di situs resmi Kemenperin. - Akun Google atau iCloud pemilik lama harus sudah dikeluarkan. - Cek baterai, layar, kamera, dan semua tombol di tempat. - Bertemu di tempat ramai dan bayar setelah semua dicek.
1. Cocokkan dan cek IMEI
Ketik *#06# di aplikasi telepon. Cocokkan nomor IMEI yang muncul dengan nomor di kotak atau di bagian Pengaturan > Tentang ponsel. Lalu masukkan IMEI ke imei.kemenperin.go.id. HP dengan IMEI tidak terdaftar bisa tidak mendapat sinyal operator di Indonesia.
2. Pastikan akun pemilik lama sudah keluar
Ini pemeriksaan paling penting. HP yang masih terhubung ke akun Google (Android) atau Apple ID (iPhone) pemilik lama akan terkunci setelah direset. Minta penjual menunjukkan bahwa akun sudah dihapus, lalu reset ke setelan pabrik di depan Anda. Setelah HP menyala ulang, pastikan Anda bisa masuk dengan akun sendiri.
3. Cek kesehatan baterai
- iPhone: buka Pengaturan > Baterai > Kesehatan Baterai. Angka di bawah 80 persen berarti baterai sudah banyak menurun.
- Android: sebagian merek menampilkan info baterai di menu Pengaturan atau aplikasi perawatan bawaan. Bila tidak ada, perhatikan apakah persentase turun cepat saat HP dipakai beberapa menit.
Periksa juga apakah bodi menggembung atau layar terangkat. Itu tanda baterai bermasalah.
4. Periksa layar
Tampilkan gambar berwarna putih penuh, lalu hitam penuh. Cari titik mati, garis, bayangan bekas gambar (burn-in), atau warna tidak rata. Usap seluruh layar untuk memastikan semua bagian merespons sentuhan.
5. Coba kamera dan mikrofon
Ambil foto dan rekam video singkat dengan semua kamera (depan dan belakang). Putar ulang video untuk mengecek suara. Lakukan panggilan telepon ke nomor Anda sendiri untuk mengecek mikrofon dan speaker.
6. Tes sinyal, Wi-Fi, dan port
Masukkan kartu SIM Anda dan pastikan sinyal muncul. Sambungkan ke Wi-Fi dan Bluetooth. Colokkan charger untuk memastikan port pengisian berfungsi, dan coba lubang earphone bila ada.
7. Cek tombol dan sensor
Tekan tombol daya dan volume. Coba sidik jari atau pengenalan wajah, getar, dan rotasi layar otomatis.
8. Tanyakan riwayat dan kelengkapan
Tanyakan apakah HP pernah diservis atau ganti komponen, dan minta nota pembelian atau kotak asli bila ada. Kelengkapan yang jelas memperkecil risiko barang curian.
9. Bertransaksi dengan aman
- Bertemu di tempat ramai, misalnya pusat perbelanjaan atau dekat kantor polisi.
- Jangan mentransfer uang muka sebelum melihat barang.
- Bila membeli di marketplace, gunakan fitur pembayaran di aplikasi, jangan transaksi di luar aplikasi.
- Waspadai harga yang terlalu murah dibanding harga pasaran.
Bandingkan dengan harga pasaran
Sebelum bertemu penjual, cari harga model yang sama di beberapa marketplace dan forum jual beli. Harga yang terlalu jauh di bawah rata-rata patut dicurigai, entah karena kondisi tersembunyi atau barang bermasalah.
Kesimpulan
HP bekas yang baik ada banyak, asal Anda teliti. Bawa daftar ini saat bertemu penjual. Bila penjual menolak HP dicek atau menolak reset di depan Anda, lebih baik batalkan.
Sumber
- Disusun redaksi Pahamin Dulu dari fitur bawaan Android dan iOS.
- CNBC Indonesia — https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230516104611-37-437702/cara-cek-status-imei-hp-sudah-terdaftar-atau-belum


